
pasaRpetani.com – Di tengah tantangan sektor peternakan rakyat, muncul kisah inspiratif dari seorang peternak muda, Mila Arlinda, yang berhasil mengembangkan usaha ternak kambing dari skala kecil menjadi bisnis bernilai ratusan juta rupiah melalui Kerabat Ternak Tuban.
Usaha tersebut tidak dibangun secara instan. Mila memulai langkahnya sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas dengan hanya lima ekor kambing, yang dirawat bersama sang nenek. Dari titik awal sederhana itu, ia perlahan menekuni dunia peternakan yang telah menjadi minatnya sejak dini.
Titik Penting Usaha
Keputusan untuk melanjutkan pendidikan di bidang peternakan di Universitas Gadjah Mada menjadi titik penting dalam perjalanan usahanya. Meski sempat diragukan oleh keluarga, Mila tetap teguh pada pilihannya dan berjuang mendapatkan beasiswa selama masa kuliah.
“Peternakan bukan hanya usaha, tapi juga passion yang saya yakini bisa berkembang,” menjadi prinsip yang dipegangnya dalam menjalani usaha.
Setelah menyelesaikan pendidikan, usaha ternak kambing yang dirintisnya mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Jumlah ternak yang semula hanya lima ekor kini telah meningkat menjadi lebih dari 70 ekor kambing.
Selain peningkatan jumlah ternak, Mila juga menerapkan sistem peternakan yang lebih terstruktur, mulai dari manajemen pakan, pengelolaan kandang, hingga perawatan kesehatan ternak secara berkala. Pendekatan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak.
Puncak keberhasilan usaha Kerabat Ternak Tuban terlihat saat momentum Idul Adha. Pada periode tersebut, permintaan kambing meningkat tajam, sehingga usaha yang dijalankan Mila mampu mencatatkan omzet berkisar antara Rp500 juta hingga Rp700 juta per bulan.
Tidak hanya berfokus pada keuntungan, Kerabat Ternak Tuban juga mengembangkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui sistem kemitraan. Program pelatihan, pendampingan peternak, hingga pola bagi hasil menjadi bagian dari upaya memperluas dampak ekonomi usaha tersebut di tingkat lokal.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sektor peternakan memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan profesional. Kisah Mila Arlinda menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengambil peran penting dalam membangun kemandirian ekonomi, bahkan dari sektor yang kerap dipandang sebelah mata.
Dengan konsistensi dan inovasi, Kerabat Ternak Tuban kini tidak hanya menjadi usaha peternakan, tetapi juga simbol kebangkitan peternak muda di Indonesia.

















