Tips Mujarab Menghindari Gemini Virus Kuning pada Cabai

pasaRpetani.com – Virus kuning dapat merusak tanaman hingga 50-100%. Tanaman muda yang terserang gemini virus tidak bisa terlihat kasat mata. Gejalanya baru muncul sekitar satu bulan setelah pindah tanam.

Bibit yang terlihat sehat dan normal, tiba-tiba lambat berkembang dari bagian pucuk mulai menguning atau daun keriting. Saat inilah sebenarnya tanaman sudah terinfeksi sejak persemaian.

Penyakit keriting kuning disebabkan oleh gemini virus yang dibawa oleh serangga pembawa seperti thrips, tungau dan kutu kebul.

Titik kritis penyebaran penyakit kuning adalah sejak persemaian. Banyak petani meremehkan fase persemaian. Pengendalian penyakit biasanya baru dimulai sejak bibit ditanam ke lahan, padahal sebenarnya serangga pembawa virus sudah menginfeksi sejak persemaian.

Solusinya adalah sedini mungkin perkembangan penyakit dibatasi. Sejak persemaian, kontrol ketat sudah mulai dilakukan baik secara fisik maupun kimia.

Penggunaan jaring atau screen housebisa digunakan untuk menutupi persemaian, sehingga serangga vektor tidak bisa masuk dan menginfeksi tanaman. Pengamatan secara visual pun perlu dilakukan untuk mengontrol secara langsung jika terlihat serangga inang hinggap dan bertelur. Kontrol secara kimia juga bisa digunakan sejak persemaian. Penyemprotan insektisida berbahan aktif imidaklofid bisa dilakukan setiap 1-2 kali seminggu.

 

 

Tinggalkan balasan

Masukan komentar
Masukan nama disini