Risiko Budidaya Cabe di Musim Hujan

pape21pasaRpetani.com – Bagi sebagian besar petani di Indonesia, hujan merupakan anugerah terbesar untuk kelangsungan hidup.

Hujan menjadi penanda pesta tanam yang akan dilaksanakan serentak secara nasional. Tanpa komando atau perintah dari presiden.

Namun bagi petani cabe, menanam cabe dimusim hujan mempunyai risiko yang lebih besar dibandingkan menanam cabe dimusim kemarau.

Apa saja yang menjadi risiko menanam cabe dimusim hujan?

Risiko harga panen anjlok. Sesuai dengan hukum ekonomi, semakin besar pasokan barang, maka harga akan turun. Jika saat musim hujan saja tanam serempak, bisa dipastikan waktu panennya pun juga bersama. Namun hukum Tuhan juga berlaku, ‘rejeki sudah ada yang mengatur’ kerap tidak membuat petani jera menanam cabe di musim hujan. Memang kenyataannya saat panen raya harga tidak selalu hancur. Hal ini bisa disebabkan penyakit atau banjir yang menyebabkan gagal panen

Serangan penyakit. Musim hujan akan memicu kelembaban tinggi, sehingga memungkinkan serangan patek atau antraknose berkembang lebih cepat. Serangan penyakit ini bisa membuat cabe membusuk sehingga menurunkan kualitas bahkan membuat gagal panen.

Tinggalkan balasan

Masukan komentar
Masukan nama disini