Penyebab Utama Harga Cabai Naik Turun

pasaRpetani.com – Bagian sebagian orang, atau mungkin sebagian besar masyarakat di Indonesia, makan tanpa sambal rasanya seperti belum makan.

Tingginya kebutuhan cabe di Indonesia, bahkan bisa membuat inflasi. Saat kelangkaan di pasar, terutama saat musim hujan, media massa getol memberitakan peningkatan harga cabe yang gila-gilaan. Tak urung isu yang berhembus bisa mempengaruhi harga barang lainnya. Alih-alih mengatasi kelangkaan cabe, tak segan-segan pemerintah pun melakukan impor dari luar negeri.

Banyak hal yang menyebabkan fluktuasi harga cabe. Mulai dari sisi hulu, onfarm, hilir hingga dari sisi regulasi pemerintah. Berikut beberapa penyebab perubahan harga cabai secara umum.

Harga Naik :

  1. Pasar kekurangan pasokan cabai dari petani. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal, misalnya karena musim hujan yang dapat meningkatkan tingkat serangan penyakit sehingga petani enggan menanam cabai. Selain itu gagal panen karena cuaca ekstrem atau serangan penyakita juga bisa menyebabkan pasokan cabai di pasar berkurang.
  2. Ulah spekulan yang menimbun barang, sehingga seolah-olah dipasar sedang kekurangan barang.
  3. Menyambut Hari besar, seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha atau Tahun Baru. Pedagang memanfaatkan momen untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Harga Turun :

  1. Panen raya cabai, sehingga menyebabkan pasokan di pasar melimpah dan otomatis harga turun.
  2. Pemerintah impor cabai dari luar negeri. Dengan impor, stok cabai dipasar bertambah, sehingga harga turun.
  3. Spekulan yang mencoba mengambil untung, dengan memborong harga rendah dan menjual kembali dengan harga tinggi.

Tinggalkan balasan

Masukan komentar
Masukan nama disini