ATM Beras Mudahkan Dhuafa Mendapat Bantuan

pasaRpetani.com – Atm beras dikenalkan oleh perintisnya, seorang alumni ITB angkatan 1980 yaitu Budiaji, Owner sekaligus presiden PT. Rekayasa Otomomasi Indonesia.

Niat awal untuk membantu fakir miskin yang benar-benar kelaparan, kemudian alat tersebut digunakan oleh Rumah Amal Salman ITB (RASI) untuk membantu kaum dhuafa.

Tidak hanya di Bandung yang sudah menggunakan ATM beras untuk menyalurkan bantuan beras kepada dhuafa, di beberapa daerah sudah menerapkan serupa. Misalnya di Masjid Baiturrozaq, Citraland, Surabaya juga memperkenalkan ATM beras yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu di sekitar masjid.

Para penerima bantuan yang sudah diverifikasi akan mendapatkan kartu atm beras. Kartu tersebut bisa digunakan pada jadwal yang ditentukan. Jumlah beras yang didapatkan sekitar tiga kilogram per minggu. Seperti halnya atm, kartu tersebut akan mengeluarkan jumlah beras sesuai dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

Sedangkan bagi dermawan yang ingin bersedakah bisa langsung menyetorkan ke panitia, baik berupa beras ataupun uang yang diperuntukan untuk membeli beras.

Tinggalkan balasan

Masukan komentar
Masukan nama disini